Malang - Ramainya pemberitaan terkait dengan telah munculnya rekomendasi dari DPP PKB kepada Abah Anton, saat Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim bertemu dengan Abah Anton, seperti yang diberitakan oleh beberapa media online di Kota Malang, ditanggapi santai oleh Ketua tim Pemenangan H. Tabrani, Lukman Adiwinoto.
Menurutnya apa yang di sampaikan oleh Abah Anton, merupakan klaim sepihak sari yang bersangkutan untuk memuluskan langkah politiknya jelang Pilkada Kota Malang 2024 mendatang
" Ya menurut saya itu hanya klaim sepihak, dan kebenarannya juga masih patut kita pertanyakan," kata Lukman.
Namun perlu diketahui jika hingga hari ini belum ada satupun rekomendasi atau surat tugas yang turun dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada semua calon yang akan maju melalui PKB, jelasnya.
Jadi wajar jika semua pihak melakukan media framing untuk mempengaruhi persepsi publik dan itu sah-sah saja semampang bisa menunjukkan bukti kongkrit, lanjutnya.
" jangan asal klaim dan membodohi publik, karena itu tidak baik ditengah pemahaman masyarakat yang masih minim," ungkapnya.
Hal tersebut sudah kami konfirmasi terhadap sumber kami di DPC PKB, dan menyatakan belum ada rekomendasi apapun yang keluar untuk siapapun dalam konteks Pilkada Kota Malang, tekannya sambil menunjukkan bukti percakapan WhatsApp.
Sementara itu, H Fatchullah, Ketua DPC PKB Kota Malang, saat di konfirmasi melalu pesan WhatsApp menyampaikan jika pemberitaan yang muncul itu hanya berita. "Lha itu kan cuma penyataan media saja," kata pria 3 orang anak ini.
Menurutnya dalam pertemuan semalam dirinya sebagai pengurus struktural di DPC PKB Kota Malang juga tidak di ajak untuk hadir. "Jadi dilihat saja nanti semua masih berproses dan ada beberapa tokoh yang mendaftarkan diri sebagai Calon Wali Kota Malang, empat di antaranya H. Tabrani, M. Kharis, Anton dan Supandi," pungkasnya. (Basuki).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar